KISAH SISWA PALING BODOH DAN SELALU DI BULLY

KISAH SISWA PALING BODOH DAN SELALU DI BULLY


Kisah ini dimulai saat pertama saya masuk sekolah dasar atau SD, awal saya masuk sekolah berusia sekitar kurang lebih 6 tahun di daerah Sumatra selatan, di tempat plosok yang nama kecamatanya adalah Jaya loka, disinilah saya tinggal dan bersekolah. Desa tempat saya tinggal adalah desa Sidodadi, trankuburan. Mungkin kalian bertanya-tanya mengapa namanya Tran Kuburan? karena memang desa saya itu bersebelahan langsung dengan makam pahlawan dan makam umum.

Jadi wajar saja kalau namanya Trankuburan, saya bersekolah di SD Bumi Rejo, dan disinilah saya pertama kali menginjakan pendidikan sekolah. Saya tidak sekolah TK tapi langsung SD, awal sekolah aku memang merasakan malu karena sebelum sekolah saya tinggal di lading atau hutan bahasa kasarnya. Temannya hanya kera dan kawan-kawan binatang lainnya.

Jadi bisa dimaklumi orang hutan masuk ke desa, ya seperti cerita Tarzan, tahu kan gitulah tapi
saya tidak seperti Tarzan karena tarzan lebih mirip kera perilakuknya. Namun saya belum bisa beradaptasi dengan lingkungan sekitar yang pada umumnya adalah manusia. Seiring waktu saya bisa mengikuti mereka. Sangat disayangkan di usia yang seperti itu dan pergaulan yang masih sangat rendah, menjadikan incaran anak-anak nakal.

Saya sering dimintai uang dan saya kasih uang ke mereka, karena kalo tidak diberi saya diancam akan di kroyok dan dibunuh oleh mereka. Sebagai manusia biasa yang merasakan takut tentu akan langsung memberikan uang kepada mereka agar tidak diganggu. Namun semakin aku kasih semakin lama terus dimintai mereka. Saya bisa dikatakan siswa yang paling goblok diantara teman-temanku. Sudah penakut, kecil, item, bodoh lagi, itulah yang sering kawan-kawan katakana kepadaku.

Sungguh aku tak berdaya dengan itu semua, saya hanya bisa menerima dengan lapang dada karena saya tidak mempunya kekuatan apapun untuk melawan. Apalagi saya hanya seorang diri dan mereka banyak. Setiap saya naik kelas kawan-kawan tidak rela saya dinaikan. Kenapa?

Benar, karena saya goblok dan tak bisa mengikuti pelajaran dengan baik. Bahkan nilai saya sering dapat nol dan sering bolos juga, hal itu sangat membuatku malu dan merasa minder, merasa terasingkan lebih parahnya sampai kelas 3 SD saya tidak bisa membaca dengan baik.

Asalkan kalian tahu di masa sekolah dasar, saya hanya tinggal dengan kakak saya, dia cukup keras mendidik saya. Setiap hari pada saat pagi dan sore saya sering mendapatkan pukulan, sebenarnya saya sadari mengapa saya dipukul. Hal itu karena saya sering telat bangun alias kesiangan dan kalo sore saya sering main dengan teman-teman hingga lewat waktu, itulah penyebab saya dihajar oleh kakak saya sendiri.

Dan itu berlangsung lama lebih dari tiga tahun bersama tiap hari hampir mendapatkan hantaman kayu ataupun air untuk menyiram wajah saya supaya bangun dari tidur. Saat usia itu saya sering bikin jengkel kakak saya karena sering mengunci pintu dari dalam saat kakak saya mandi di sungai.
Padahal dia mau berangkat sekolah, saat itu kakak saya sedang dalam pendidikan SLTP (sekolah lanjut tingkat pertama) atau sekarang lebih sering disebut SMP (Sekolah Menengah Pertama ).

Sampai kelas 3 SD saya meningalkan SD dan sekaligus tanah kelahiran. Bukan berarti mati atau bagaimana namun saya pindah sekolah ke tanah jawa dimana sanak saudara saya ada disana semua, sejeak rencana meningalkan SD dan pindah ke Jawa saya sangat senang karena akan terhindar dari pukulan kakak saya. Dan kali itu kali pertama pergi ke Jawa. Saya sangat bersemangat untuk menempuh kehidupan baru disana.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KISAH SISWA PALING BODOH DAN SELALU DI BULLY"

Posting Komentar